Beras Organik VS Non Organik

Beras Organik VS Non Organik

Beras Organik VS Non Organik- Ketika banyak orang memburu beras organik, maka di pasaran kemudian banyak bermunculan produk beras dengan kemasan berlebel organik.

Agar tidak tertipu, maka kita perlu hati-hati. Karena beras organik yang sesungguhnya tentu berbeda dengan beras organik palsu.

Bagaimana cara membedakan beras organik dan non organik, berikut kita berikan beberapa gambaran fisik dan ciri-ciri beras organik dan non organik.

Sehingga jika anda menemukan beras berlebel organik tetapi ciri- cirinya tidak cocok maka silahkan berpikir ulang untuk belanja.

Sekilas Perkembangan Beras – Beras Organik VS Non Organik

Beras organik sangat baik dan mulai berkembang dan ramai dibicarakan khalayak sejak muncul peristiwa beras sintetis. Beras organik memang sangat cocok dikonsumsi  oleh semua umur demi kesehatan.

Kita tahu, sebenarnya sebelum maraknya pupuk kimia dan obat-obat pembasmi hama, Indonesia adalah gudangnya beras organik.

Karena sejak nenek moyang kita dahulu semua petani bercocok tanam dengan cara organik, non kimia, termasuk beras.

Ini terjadi sebelum  tahun 1970, seluruh  petani di Indonesia adalah petani organik. Namuns setelah itu karena para petani mendapatkan pembagian pupuk kimia secara gratis dari pemerintah, seiring dengan beredarnya bibit padi usia pendek, maka sejak saat itu beras kita terpapar kimia.

Tetapi sekarang kondisinya nyaris terbalik, banyak petani berlomba menjadi petani organik, alias bebas kimia. Meski sangat sulit kembali ke organik. Padahal jika diestimasi, pertanian organik lebih menguntungkan dalam semua hal.

Cara Membedakan Beras Organik dan Non Organik

Padi organik mentik wangi susu yang harum dan kalau dimasak pulen dan wangi yang khas

Beberapa kelebihan beras organik lainnya adalah. Beras organik diproses dengan teknologi pertanian ramah lingkungan, aman bagi kesehatan dan tidak mencemari lingkungan. Tekhnologi ramah lingkungan adalah pengolahan lahan yang baik sebagai awal persiapan untuk terbebas dari pupuk Kimia, Pestisida dan Zat Kimia berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

Bebas dari produk rekayasa genetik. Bebas dari pewangi, pengawet, pemutih dan pewarna kimia berbahaya.

Beras organik murni tidak mudah basi atau menimbulkan bau busuk ketika disimpan dalam penghangat nasi meski dalam waktu lama.

Aroma dan citarasanya lebih wangi serta lebih pulen. Mempunyai kandungan nutrisi tinggi, kaya vitamin dan serat.

Beras Organik mampu mencegah kolesterol dalam tubuh, diabetes dan sangat baik untuk pengelolaan berat badan ideal.

Cara Membedakan Beras Organik dan Non Organik lebih rinci bisa melihat tabel berikut ini.

 

Ciri Ciri Beras Organik Non Organik
Fisik Licin Kasar
Warna Mengkilap Kusam
Rasa Terasa ada manis manisnya Biasa saja dan kurang berasa
Aroma Terasa Apek / ngga beraroma
Daya serap air Sedikit Banyak
Tektur Lebih Pulen Kurang Pulen
Waktu memasak Lebih Cepat Lama
Kualitas Nasi Tahan lama (kuat 3 hari jika dimasak alami bukan pake rice cooker) Mudah Basi
Nutrisi Lebih Tinggi dan lebih terasa kenyang walau makan sedikit Lebih rendah
Saat Dicerna Lebih Mudah Sulit
Glukosa Mudah dicerna Sulit dicerna
Karbohidrat Mudah diproses dan diurai Sulit diurai
Protein Mudah dicerna Sulit dicerna
Untuk Penderita Kencing manis Ramah untuk penderita Diabetes Harus dihindari
Penderita Asam Urat Baik Kurang baik
Penderita  Vertigo Baik Kurang baik
Penderita darah tinggi Baik Kurang baik
Penderita Jantung Baik Kurang baik

Itulah catatan tentang cara membedakan beras organik vs non organik.Tentunya setelah mengetahui betapa banyak kelebihan beras organik, maka anda akan hati hati memilih beras organik untuk kesehatan anda.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *